TPS akan Terapkan Sistem Online Booking Ekspor Mulai November

0
15
TPS akan Terapkan Sistem Online Booking Ekspor Mulai November

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) akan meluncurkan sistem online booking ekspor mulai 1 November 2018. Hal ini dikemukakan Kepala Humas TPS, M. Soleh, yang mengatakan sistem online booking ekspor sudah dilakukan uji coba sejak Juli 2018 dan akan segara diberlakukan November mendatang.

“Untuk online booking ekspor mulai 1 November 2018. Sedangkan untuk online booking impor, sudah diimplementasikan sejak Juli 2018 lalu,” ujarnya.

Soleh juga menjelaskan bahwa online booking merupakan layanan berbasis online yang disediakan oleh TPS melalui Clique247 yang tersedia di website www.tps.co.id. 

“Dengan sistem online ini, pengguna jasa dapat melakukan pemesanan pelayanan baik ekspor maupun impor kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor pelayanan TPS. Apalagi prosesnya pun lebih mudah, cepat dan akurat,” lanjut Soleh.

Diketahui, layanan online tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan TPS dalam hal peningkatan pelayanan prima kepada pengguna jasa. Dan untuk itu, TPS juga menyediakan beberapa komputer di konter customer service untuk mendukung uji coba online booking ini.

Petugas customer service TPS akan memberikan tutorial secara langsung kepada para pengguna jasa tentang cara pengoperasian online booking. Bahkan untuk mengenalkan system online kepada konsumen, pihaknya telah menggelar sosialisasi dan sharing session kepada lebih dari 22 perusahaan pelayaran atau pengguna jasa terkait penerapan online booking.

“Diharapkan layanan online ini juga mampu meningkatkan kinerja arus petikemas ekspor impor lebih cepat,” imbuhnya.

Adapun arus peti kemas ekspor impor di TPS sampai dengan September 2018 telah mencapai 1,07 juta TEUs atau naik 5,41% dari realisasi pada periode yang sama 2017.

Capaian tersebut diperoleh dari arus peti kemas internasional mencapai 996.153 TEUs atau naik 4% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan peti kemas domestik sebanyak 80.657 TEUs atau naik 27%. (JM01)