Platform Komik Digital Line Webtoon Gelar Event “Siapa Pencuri Hatimu?”

0
25
Platform Komik Digital Line Webtoon Gelar Event “Siapa Pencuri Hatimu?”

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Menyambut Valentine yang romantis, platform komik digital Line Webtoon mengadakan event “Siapa Pencuri Hatimu?”. Sebuah acara unik di mana semua penggemar webtoon di Indonesia dapat berpartisipasi dan mengabadikan kisah cinta mereka menjadi sebuah episode webtoon.

Melalui event ini, pembaca dapat berpartisipasi dengan cara membagikan kisah cinta mereka di kolom komentar webtoon spesial Line Webtoon berjudul “The Editors”’.

Seperti disampaikan Hana Cha, Kepala Global Webtoon SEA, nantinya, para editor Line Webtoon akan memilih 30 cerita terbaik dan mengadaptasikannya menjadi sebuah serial webtoon kompilasi berjudul “Kau yang Mencuri Hatiku”, yang akan dirilis dan terbit setiap hari selama bulan Ramadan.

Tidak hanya mengubah 30 cerita terbaik menjadi webtoon resmi, masih menurut Hana Cha, 30 penggemar yang ceritanya dipilih akan mendapatkan hadiah spesial senilai Rp 1 juta kredit GoPay per orang.

Platform Komik Digital Line Webtoon Gelar Event “Siapa Pencuri Hatimu?”

“Acara rekruitmen cerita yang dimulai dari 14 Februari hingga 8 Maret 2020 ini merupakan bagian dari upaya Line Webtoon untuk mendorong para penggunanya untuk turut berpartisipasi dalam membuat konten serta memperkaya konten lokal yang lebih relevan dan dekat dengan hati para pengguna Line Webtoon di Indonesia,” terangnya.

Selain itu, kontes webtoon terbesar di Indonesia, ‘Kontes Line Webtoon 2020: Mencuri Hati’ saat ini masih terus berlangsung. Pendaftaran kontes telah dibuka sejak 13 Januari hingga 2 Maret 2020 dengan total hadiah hingga Rp 500.000.000. Pemenang akhir akan dipilih setelah 3 sesi penjurian, yang pada putaran ke-2, para kontestan akan dinilai oleh para juri tamu spesial.

Kali ini, Line Webtoon berkolaborasi dengan para public figur industri kreatif untuk mengevaluasi para kontestan. Para juri itu diantaranya; Pevita Pearce (aktris Indonesia), Gina S. Noer (sutradara film), Erisca Febriani (penulis novel), Han Yoora (Beauty YouTuber yang juga aktris Korea).

Guna memilih dan menemukan bakat-bakat baru di Indonesia, Line Webtoon sangat selektif saat memilih para juri tamu spesial untuk berkolaborasi bersama. Juri-juri ini mewakili berbagai latar belakang berdasarkan bidangnya masing-masing. Line Webtoon berharap melalui kolaborasi ini, akan menemukan talenta baru yang karyanya tidak hanya berkualitas tetapi juga menarik bagi berbagai segmen pembaca yang memiliki beragam latar belakang.

“Kami merasa senang dapat bekerja dengan para juri yang begitu inspiratif. Bersama-sama kami berharap dapat mendorong dan membina talenta berbakat di seluruh Indonesia dan juga mempopulerkan karya-karya mereka ke pasar global,” pungkas Hana Cha.

Line Webtoon adalah platform webtoon terbesar di Indonesia yang telah lama dikenal akan webtoon romantisnya yang populer. Pada tahun 2019, Line Webtoon memiliki total akumulasi 147 judul original dari genre Romantis/Drama, dimana 75 di antaranya saat ini masih aktif dan menjadi judul-judul yang paling populer di Indonesia. Untuk layanan di wilayah Indonesia saja, dua webtoon romantis terpopuler, Pasutri Gaje dan The Secret Angel telah dibaca hingga 500 juta kali secara global.

Banyak juga judul webtoon original dari Line Webtoon yang telah  populer di luar industri komik digital. Webtoon Korea Line Webtoon yang populer seperti “I Am Gangnam Beauty” dan “Orange Marmalade” telah diadaptasi menjadi drama yang telah menarik perhatian para pecinta drama Korea di seluruh dunia. Selain itu, dua webtoon Line Webtoon yang populer di Indonesia seperti “Terlalu Tampan” dan “Eggnoid” baru-baru ini juga telah diadaptasi menjadi film yang semakin memperkuat posisi Line Webtoon sebagai platform konten romantis yang populer di Indonesia. (JM01)