Pelatihan Program Kartu Prakerja Dihentikan

0
144
Pelatihan Program Kartu Prakerja Dihentikan
Pelatihan Program Kartu Prakerja Dihentikan

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Tentu kita masih ingat adanya Kartu Prakerja yang sempat menimbulkan pro dan kontra beberapa waktu lalu. Ternyata terhitung mulai Selasa (30/6/2020) kemarin, manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja memutuskan untuk menghentikan paket pelatihan Program Kartu Prakerja ini.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah mengevaluasi pelaksanaan pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga pelatihan Program Kartu Prakerja.

Dalam suratnya Denni mengemukakan bahwa evaluasi dilakukan antara lain mengenai pemenuhan kewajiban lembaga pelatihan dalam memberikan pelatihan kepada penerima manfaat Kartu Prakerja.

Baca Juga : KPPU Menilai Program Kartu Prakerja Bermasalah, Ini Rekomendasinya

Baca Juga : Pendaftaran Kartu Prakerja Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

“Evaluasi ini dilakukan juga berdasarkan penilaian peserta pelatihan terhadap instruktur, sarana dan prasarana, serta program pelatihan,” terangnya.

Berdasarkan evaluasi tersebut, menurut Denni, ditemukan sejumlah hal yang dijadikan dasar menghentikan paket pelatihan Program Kartu Prakerja, diantaranya;

  • Pertama, beberapa mitra platform digital Kartu Prakerja membuat dan menawarkan produk paket pelatihan (bundling) yang terdiri dari beberapa jenis atau kelas pelatihan yang diselenggarakan oleh satu atau beberapa lembaga pelatihan di masing-masing platform digital.
  • Kedua, tidak ada mekanisme yang dapat memastikan bahwa setiap peserta yang mengambil atau membeli paket pelatihan menyelesaikan seluruh jenis atau kelas pelatihan yang ditawarkan dalam paket pelatihan tersebut setelah mereka mendapatkan insentif tunai.
  • Ketiga, sebagai akibat dari dua poin tersebut, tidak ada laporan mengenai penilaian peserta pelatihan terhadap instruktur, sarana dan prasarana, serta program pelatihan untuk satu atau beberapa jenis atau kelas pelatihan yang ada dalam setiap paket tersebut.
  • Keempat, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja tidak dapat menjalankan tugas untuk mengevaluasi satu atau beberapa jenis atau kelas pelatihan yang ada di setiap paket pelatihan tersebut.

Atas dasar empat poin itulah, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja memutuskan menghentikan seluruh transaksi dan penjualan paket pelatihan yang ditawarkan mitra platform digital agar Program Kartu Prakerja dapat berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami minta mitra platform digital untuk melakukan seluruh langkah yang dianggap perlu terkait dengan keputusan ini, termasuk dan tidak terbatas pada mencabut dan menghentikan penjualan paket pelatihan kepada seluruh peserta atau penerima manfaat Kartu Prakerja,” jelas Denni.

Baca Juga: Pemprof Jatim Buka Posko Pendampingan untuk Pendaftaran Program Kartu Prakerja di 56 Lokasi se Jawa Timur

Baca Juga: Seleksi Program Kartu Prakerja Tahap I Jatim Dapat Kuota 15.000 Orang

Diketahui, sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti kemitraan dengan platform digital dalam penyediaan materi pelatihan bagi peserta yang tidak melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Begitu juga dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), juga mengintensifkan pemeriksaan terkait dengan penggunaan anggaran Kartu Prakerja. (JM02)