Panglima TNI dan Kapolri Turun ke Jatim, Kawal Pendisiplinan Protokol Kesehatan

0
492
Panglima TNI dan Kapolri Turun ke Jatim, Kawal Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Sidoarjo, JATIMMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat terkait penanganan Covid-19. Kali ini, giliran Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, yang hadir langsung meninjau sekaligus memberikan arahan terkait penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Rombongan kedua Jenderal itu, disambut langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Bandar Udara Juanda Sidoarjo pada Jumat (19/6/2020).

Terkait kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ini, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa ada beberapa hal penting yang dipesankan, termasuk diantaranya adalah gotong royong yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari Pemerintah Daerah, hingga tokoh masyarakat.

“Sesuai arahan Panglima TNI dan Kapolri, pertama adalah kita harus sinergi dan gotong royong. Kemudian, perlu adanya kedisiplinan yang masif di masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan,” ujar Khofifah.

Panglima TNI dan Kapolri Turun ke Jatim
Panglima TNI dan Kapolri Turun ke Jatim, Kawal Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Selain itu, pesan Panglima dan Kapolri yang lain bagi Jawa Timur adalah adanya data yang riil. Artinya data yang dibagi ke masyarakat adalah data yang transparan, sehingga masyarakat bisa mengetahui sejelas mungkin.

“Secara khusus Kapolri pesan agar update data disajikan secara transparan agar langkah selanjutnya dapat dilakukan tindakan yang akurat,” ujarnya.

Sejalan dengan arahan Panglima TNI dan Kapolri, Khofifah meminta agar pemerintah daerah bisa bersama-sama bergotong royong bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai tokoh masyarakat khususnya para Ulama, untuk membangun kedisiplinan secara masif  terutama dalam melaksanakan  protokol kesehatan.

Secara khusus, Panglima TNI juga menargetkan pendisiplinan protokol kesehatan di pusat-pusat keramaian seperti Mall, pasar tradisional, tempat pariwisata, agar bisa dilakukan edukasi secara masif.

“Targetnya adalah Mall, Pasar Tradisional, kemudian tempat pariwisata,” ungkap Panglima TNI Hadi Tjahjanto dalam arahannya.

Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa dirinya beserta Kapolri akan melakukan kunjungan langsung ke beberapa titik untuk melihat jalannya penerapan protokol kesehatan.

Dirinya menambahkan bahwa tolak ukur keberhasilan protokol kesehatan itu terus dipantau dari laporan setiap hari yang disampaikan oleh aparat kewilayahan kepada Panglima TNI maupun Kapolri terkait perkembangan RT (Rate of Transmission).

“Melalui update tersebut, maka dapat dilakukan evaluasi apakah harus dilakukan penambahan pasukan atau melakukan treatment yang lain,” imbuhnya.

Dengan dukungan penuh dari pemda kepada TNI dan Polri, Hadi Tjahjanto menyampaikan optimismenya bahwa bersama-sama, Indonesia bisa segera terbebas dari covid-19.

“Insya Allah saya optimis saat mendapat laporan dari Gubernur Jawa Timur dan didukung oleh seluruh aparat TNI/Polri pandemi covid-19 bisa segera berakhir,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo telah memberikan mandat agar TNI Polri turun langsung mengawal pendisiplinan protokol kesehatan menuju kenormalan baru di tengah pandemi covid-19. Mandat itu dikhususkan pada empat provinsi dan 25 kabupaten kota.

Empat provinsi yang dimaksud rincinya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo. Sedangkan kabupaten kota dari Jatim yang masuk dalam 25 daerah pendisiplinan protokol kesehatan adalah Kota Batu Kota Malang dan Kota Surabaya. (JM01)