Mie Bola Mas Gandeng Pemkot Pasuruan Bagikan 4.000 Hand Sanitizer Gratis

0
30
Mie Bola Mas Gandeng Pemkot Pasuruan Bagikan 4.000 Hand Sanitizer Gratis

Pasuruan, JATIMMEDIA.COM – Virus Corona (Covid-19) telah mewabah di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Jawa Timur. Berdasarkan data yang diperoleh dari infocovid19.jatimprov.go.id, per tanggal 22 Maret 2020, tercatat 41 orang positif terinfeksi Covid-19, 88 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 999 orang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) di seluruh Jawa Timur.

Khusus di kota Pasuruan sendiri, per tanggal 22 Maret 2020, tercatat 3 orang berstatus ODP. Namun meski belum ada yang dinyatakan positif terinfeksi, semua pihak di kota Pasuruan perlu terlibat dalam upaya pencegahan agar dampak virus Covid-19 tidak semakin meluas.

Untuk itu, Perusahaan Mie Kering Bola Mas (produk dari CV. Omieku Food yang juga memproduksi Mie Kering dan Mie Keriting) bekerjasama dengan Pemerintah Kotamadya Pasuruan mengadakan kegiatan pembagian Hand Sanitizer gratis kepada para pedagang di pasar tradisional kota Pasuruan.

Mie Bola Mas Gandeng Pemkot Pasuruan Bagikan 4.000 Hand Sanitizer Gratis

“Ada 4.000 botol Hand Sanitizer yang kami bagikan. Mengingat saat ini Hand Sanitizer cukup langka dan mahal di pasaran padahal masyarakat sangat membutuhkan,” ujar Cipto Suwarno selaku owner Mie Bola Mas, Selasa (24/3/2020).

Selain membagikan Hand Sanitizer secara gratis, kegiatan yang turut dihadiri Raharto Teno Prasetyo selaku Plt Walikota Pasuruan ini, juga menjadi sarana sosialisasi kepada para pedagang di pasar tradisional tentang hidup bersih dan sehat terutama di masa penyebaran virus Corona seperti saat ini.

Melalui kegiatan ini, lanjut Cipto, Mie Bola Mas berharap dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan dampak virus Corona sekaligus mengedukasi masyarakat kota Pasuruan, khususnya para pedagang di pasar tradisional, agar semakin peduli akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

“Dengan demikian, jumlah penderita virus Corona dapat diminimalisir dan aktivitas di kota Pasuruan dapat berjalan normal kembali,” pungkasnya. (JM01)