Masuk Sekolah Tidak Ditentukan Kemendikbud

0
526
Masuk Sekolah Tidak Ditentukan Kemendikbud
Masuk Sekolah Tidak Ditentukan Kemendikbud (foto istimewa)

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), merencanakan sekolah akan kembali dibuka pada tahun ajaran baru atau pada bulan Juli 2020 mendatang.

Namun demikian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa keputusan pembukaan kembali sekolah akan ditetapkan berdasarkan pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Kemendikbud sudah siap dengan semua skenario. Kami sudah ada berbagai macam. Tapi tentunya keputusan itu ada di tangan Gugus Tugas dan bukan Kemendikbud sendiri. Nanti kami yang akan mengeksekusi dan mengoordinasikan,” ujar Nadiem melalui keterangan resminya pada Jumat (22/5/2020).

Untuk keputusan mengenai waktu dan metodenya, Nadiem memastikan akan berlandaskan kepada pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tentang kapan waktunya dan formatnya bagaimana.

“Karena ini bukan hanya melibatkan faktor pendidikan saja, tetapi juga kesehatan. Dan itu masih di Gugus Tugas,” lanjut Nadiem.

Bantah Juli Mulai Masuk Sekolah

Terkait adanya berbagai rumor maupun pemberitaan yang mengabarkan bahwa Kemendikbud akan membuka sekolah pada awal tahun ajaran baru di bulan Juli. Mendikbud menyangkal dan mengatakan bahwa itu tidak benar.

“Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepastian, karena memang keputusannya bukan di kami. Jadi mohon stakeholders atau media yang menyebut itu, itu tidak benar,” tegas Nadiem.

Mendikbud juga menambahkan bahwa di banyak negara, awal tahun ajaran baru relatif tetap. Adapun demikian, penyesuaian metode belajar disesuaikan dengan kondisi dan status kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Kemendikbud menilai saat ini tidak diperlukan adanya perubahan tahun ajaran maupun tahun akademik. Tetapi metode belajarnya apakah belajar dari rumah atau di sekolah akan berdasarkan pertimbangan gugus tugas,” pungkasnya. (JM01)