Jadi Wartawan Gak Boleh Sakit, tapi Kalau Sakit kan Ada BPJS Kesehatan

0
10
Jadi Wartawan Gak Boleh Sakit, tapi Kalau Sakit kan Ada BPJS Kesehatan
Jadi Wartawan Gak Boleh Sakit, tapi Kalau Sakit kan Ada BPJS Kesehatan

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Menjadi wartawan memang bukan pekerjaan mudah. Bukan saja harus memiliki kemampuan sosial dan pengetahuan serta kemampuan menulis, tetapi juga harus memiliki stamina yang baik.

Hal ini diakui Dwi Tulus Widodo, salah seorang wartawan media online di Surabaya yang mengatakan bahwa untuk menunjang aktifitasnya yang sangat mobile, maka kesehatan tubuh menjadi hal yang utama.

“Jadi wartawan itu gak boleh sakit mas,” katanya pada jatimmedia.com.

Namun demikian, sebagai manusia, terang Tulus, pasti suatu saat bisa juga sakit. Karena ia sadar bahwa biaya pengobatan itu mahal, maka ia memilih untuk menjadi peserta JKN agar kalau seandainya harus sakit, dengan kartu BPJS Kesehatan, maka semuanya akan tercover.

“Saya memang ikut BPJS Kesehatan untuk jaga-jaga kalau seandainya saya harus sakit dan perlu berobat. Soalnya dengan jadi peserta JKN maka semua biaya pengobatan saya akan gratis,” terangnya.

Tulus juga menceritakan bahwa seki ia belum pernah menggunakan kartu BPJS-nya, namun anaknya pernah memakai fasilitas kesehatan dari BPJS.

“Saya sih belum pernah pakai, dan semoga tidak perlu pakai. Tapi anak saya pernah. Dan itu sangat membantu karena semua biaya yang dikeluarkan selama anak saya berobat ditanggung BPJS,” tambah Tulus.

Karena itu, lanjutnya, ia menyarankan masyarakat, khususnya pekerja yang pekerjaannya beresiko terkena sakit, sebaiknya melengkapi diri dengan memiliki kartu JKN agar tidak bingung ketika sakit dan harus berobat.

“Bayangkan kalau kita kemudia sakit keras atau parah seperti jantung coroner atau ginjal. Berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk biaya. Bisa-bisa harus jual rumah untuk biaya berobat,” tegas Tulus.

Padahal, tambahnya, dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, maka apapun sakitnya dan berapapun biayanya pasti ditanggung gratis.

“Saya berterima kasih pada BPJS Kesehatan karena sudah banyak membantu masyarakat dalam berobat. Dan semoga kedepan, kesadaran masyarakat juga akan meningkat untuk menjadi peserta BPJS agar kalau sakit bisa tetap berobat tanpa biaya,” pungkasnya. (JM01)