Indosat Ooredoo Jadi yang Pertama di Asia yang Lakukan Field Trial Teknologi OpenRAN

0
15
Indosat Ooredoo Jadi yang Pertama di Asia yang Lakukan Field Trial Teknologi OpenRAN

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Telecom Infra Project (TIP) dan dengan dukungan penuh dari Global System for Mobile Communications Association (GSMA), mengumumkan akan menerapkan teknologi OpenRan di Indonesia untuk menciptakan efektivitas biaya dan mempercepat pemerataan digital.

Indosat Ooredoo akan menjadi operator pertama yang mendapatkan dukungan penuh dari GSMA untuk menyelenggarakan uji coba lapangan (field trials) OpenRAN di Asia, yang akan diselanggarakan pada bulan April 2020.

Uji coba lapangan juga akan dilakukan di BTS USO yang terletak di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di Indonesia, setelah nanti pada evaluasi terhadap uji coba awal menunjukan hasil positif.

Secara paralel dengan uji coba lapangan teknologi OpenRAN, Indosat Ooredoo juga berkomitmen untuk bekerja bersama dengan industri di Indonesia untuk membentuk TIP Community Lab pertama di Asia Tenggara pada kuartal ke-2 tahun ini.

Community Lab akan menjadi platform netral bagi komunitas telekomunikasi Indonesia & anggota TIP dapat secara kolaboratif menguji dan memvalidasi interoperabilitas teknologi TIP ini terhadap kebutuhan operator, yang akhirnya akan mempercepat penyebaran dan kesiapan pasar dari teknologi ini.

President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama menjelaskan, bersama dengan TIP dan rekanan di Indonesia, Indosat bertujuan untuk membangun ekosistem lokal yang selanjutnya dapat menopang pengembangan, penyebaran solusi inovatif, dan penghematan biaya untuk operator Indonesia, serta berkontribusi terhadap penggerak pembangunan sosial-ekonomi Indonesia.

“Indosat Ooredoo memiliki visi yang sama dengan Pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital yang efektif dan merata di seluruh Indonesia dan mendorong munculnya pemain lokal. Dan kami berharap kolaborasi ini akan mempercepat terciptanya industri yang lebih sehat dan meningkatkan ekonomi digital dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia,” terangnya.

Sementara Head of Asia Pacific GSMA, Julian Gorman, menyampaikan kegembiraannya melihat bagaimana operator di Indonesia memimpin dalam mendorong transformasi digital, untuk mengevaluasi dan menuai manfaat dari solusi inovatif, sambil mendukung pengembangan ekonomi digital negara.

“Ini juga merupakan langkah penting untuk wilayah Asia Pasifik yang akan dijadikan referensi bagi operator lain untuk mengeksplorasi inovasi teknologi jaringan bagi peningkatan keragaman, keamanan dan fleksibilitas dalam rantai pasokan mereka,” jelas Julian.

Kerjasama ini boleh jadi adalah awal dari perjalanan transformasi di Indonesia, karena komunitas telekomunikasi dan masyarakat Indonesia menuai manfaat dari solusi TIP yang dipimpin dan disebarkan secara lokal, serta ekosistem pasokan yang lebih kuat. (JM01)