BPJamsostek Gencar Sosialisasikan Kenaikan Manfaat JKK dan JKM

0
29
Anugerah Paritrana 2020 oleh BPJamsostek sebagai ajang pemberian penghargaan oleh BPJamsostek kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, dan Perusahaan Peserta

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – BPJamsostek terus melakukan sosialisasi, terkait adanya kenaikan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Sosialisasi yang dilakukan di Vasa Hotel Surabaya, Selasa 10 Maret 2020 ini, dihadiri oleh Direktur Pelayanan BPJamsostek, Krishna Syarif; anggota Dewan Pengawas, Rekson Silaban; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo; serta 500 undangan yang berasal dari perusahaan peserta BPJamsostek di wilayah Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Krishna Syarif menjelaskan bahwa kenaikan manfaat yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2019 ini merupakan perwujudan hadirnya pemerintah sebagai regulator dalam menjamin kesejahteraan pekerja.

“Manfaat JKK selama ini telah hadir secara lengkap, namun kini manfaatnya semakin baik, antara lain santunan pengganti upah selama tidak bekerja, ditingkatkan nilainya menjadi sebesar 100% untuk 12 bulan dari sebelumnya hanya 6 bulan,” terangnya, sambil menambahkan, setelah 12 bulan, seterusnya peserta akan mendapatkan pengganti upah sebesar 50% hingga sembuh.

BPJamsostek Gencar Sosialisasikan Kenaikan Manfaat JKK dan JKM

Selain itu, biaya transportasi bagi peserta yang mengalami JKK juga meningkat yaitu untuk angkutan darat dari Rp 1 juta menjadi maksimal Rp 5 juta, angkutan laut dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta, dan angkutan udara menjadi Rp 10 juta dari sebelumnya Rp 2,5 juta.

“Peningkatan manfaat lainnya yang juga sangat signifikan adalah bantuan beasiswa yang kini diberikan kepada dua orang anak sejak masuk taman kanak-kanak (TK) hingga anak pekerja lulus dari bangku kuliah,” tambah Krishna.

Untuk jenjang TK sampai SD mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1.5 juta/orang/tahun selama maksimal 8 tahun, SMP Rp 2 juta/orang/tahun selama maksimal 3 tahun, SMA Rp 3 juta/orang/tahun selama maksimal 3 tahun. Sedang untuk Perguruan Tinggi, Rp 12 juta/orang/tahun selama maksimal 5 tahun.

“Dengan begitu kenaikan manfaat beasiswa tersebut mencapai 1.350% jika dibandingkan dengan sebelumnya. Dan dengan ini, kami berharap pendidikan anak perserta dapat lebih terjamin,” lanjutnya.

Pada program JKK, Pemerintah juga menambahkan manfaat berupa perawatan di rumah atau home care sebesar maksimal Rp 20 juta untuk maksimal 1 tahun per kasus. Manfaat ini diberikan kepada peserta yang tidak memungkinkan melanjutkan pengobatan ke rumah sakit.

Selain itu BPJamsostek juga menanggung biaya pemeriksaan diagnostik, yang dimaksudkan untuk pemeriksaan dalam rangka penyelesaian kasus Penyakit Akibat Kerja (PAK). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan agar pengobatan dapat dilakukan hingga tuntas.

Sementara untuk Progam JKM juga mengalami peningkatan manfaat, di mana sekarang total manfatnya menjadi Rp 42 juta atau meningkat sebesar 75% dari sebelumnya.

Adapun perincian santunan kematian program JKM naik dari Rp 16,2 juta menjadi Rp 20 juta, santunan berkala meninggal dunia dari Rp 6 juta untuk 24 bulan menjadi Rp 12 juta, dan biaya pemakaman naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 10 juta.

“Selain manfaat diatas, program JKM juga memberikan bantuan beasiswa bagi dua orang anak,” tambah Krishna.

Namun, tentu saja semua manfaat tersebut dapat dirasakan oleh pekerja yang terdaftar menjadi peserta BPJamsostek dan aktif membayar iuran. Oleh karena itu Krishna mengajak seluruh pekerja untuk mendaftarakan dirinya menjadi peserta BPJamsostek yang dapat dilakukan melalui berbagai kanal diantaranya aplikasi BPJSTKU yang dapat diunduh di Appstore dan Playstore, atau datang langsung ke kantor cabang BPJamsostek di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu bagi pekerja yang ingin mendapatkan informasi lengkap tentang BPJamsostek dapat menghubungi Contact Center 175 atau follow social media resmi BPJamsostek.

Bersamaan dengan kegiatan sosialisasi peningkatan manfaat tersebut, BPJamsostek juga sekaligus memaparkan terkait Anugerah Paritrana 2020 sebagai ajang pemberian penghargaan oleh BPJamsostek kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, dan Perusahaan Peserta, yang memiliki kontribusi positif terhadap implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Anugerah Paritrana ini merupakan kali ke tiga dalam pelaksanaannya sejak tahun 2018 yang lalu,” pungkas Krishna. (JM01)