BI Bareng Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Implementasi Smart City di Kabupaten Pamekasan

0
14
BI Bareng Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Implementasi Smart City di Kabupaten Pamekasan

Pamekasan, JATIMMEDIA.COM – Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan Bank Jatim mengimplementasikan elektronifikasi pembayaran dengan menggunakan QRIS pada 3 area layanan publik di Pamekasan.

Adapun 3 layanan public tersebut adalah, Pertama, e-retribusi, yaitu pembayaran retribusi daerah dengan menggunakan QRIS, yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam membayar retribusi daerah serta mengurangi risiko korupsi. Kedua, e-sedekah yang diharapkan dapat mempermudah pengurus masjid dalam mengelola dana sosial, serta mempermudah masyarakat dalam menyalurkan dana sosialnya, Ketiga, elektronifikasi di area pasar 17 Agustus yang merupakan pasar batik tradisional di Pamekasan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah menjelaskan, saat ini alat pembayaran telah berevolusi dari alat pembayaran tunai menjadi non tunai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah (jongkok) saat mengunjungi Pasar 17 Agustus yang merupakan pasar batik tradisional di Pamekasan

“Pembayaran secara non tunai seperti QRIS, diharapkan dapat mendorong perekonomian dan menghadirkan sistem pembayaran Indonesia yang aman, handal dan efisien,” terang Difi.

Sementara Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Imam Subarkah juga menambahkan bahwa salah satu cara dalam mendorong terwujudnya smart city di Pamekasan adalah melalui sistem pembayaran. Tujuan pokok alat pebayaran yang aman memliki keterkaitan antar berbagai platform.

Intinya alat pembayaran yg dikembangkan harus aman, nyaman dan bisa terhubung dengan kanal pembayaran lainnya,” ujarnya, sambil menambahkan penjelasan bahwa alat pembayaran digital adalah uang elektronik yg disimpan di hp kita yang server based, atau rekening yang bisa kita akses dengan menggunakan smart phone.

Menyambut baik langkah Bank Indonesia dan Bank Jatim, Bupati Pamekasan, Badruttamam berkomentar, dengan adanya launching QRIS di pasar 17 agustus, di pemda dan di Masjid Agung Assyuhada, diharapkan dapat mengubah kebiasaan baru masyarakat Pamekasan khusunya, dan Jawa Timur.

“Selain itu, QRIS ini merupakan model pembayaran baru yang mudah, cepat, dan aman,” tambah Badruttamam.

Dalam kesempatan itu juga, Badruttamam mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dalam Pekan QRIS 2020 yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2020 sebagai acara puncak sekaligus mendorong implementasi QRIS dan menggunakan QRIS dalam mendukung transaksi di seluruh sektor. #NggaweQRISyoRek. (JM01)