Adira Finance #BerjuangBersamaSahabat Lawan Covid-19 Beri Bantuan Sembako ke Pemkot Surabaya

0
32
Adira Finance menyerahkan bantuan 500 paket sembako dan 1.600 masker yang diterima secara langsung oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (14/5/2020)

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang belum mereda dan cenderung masih tinggi, khususnya di Surabaya, mendorong perusahaan pembiayaan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance) untuk melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan berupa paket sembako dan masker non medis kepada Pemerintah Kota Surabaya.

Sugeng Hariadi, Kepala Wilayah Adira Finance Area Jawa Timur mengatakan, penyaluran bantuan yang merupakan salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Adira Finance untuk Indonesia, melalui program #BerjuangBersamaSahabat, yang juga mengajak para Sahabat (karyawan, konsumen, komunitas, serta seluruh ekosistem Adira Finance) untuk turut serta membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak dan mendukung tenaga medis dalam berjuang melawan bencana nasional Covid-19 di Indonesia.

“Hari ini secara serentak Adira Finance Area Jawa Timur melakukan aksi sosial menyerahkan ribuan masker dan 1000 paket sembako kepada Pemerintah Daerah. Diantaranya Surabaya, Malang, Kediri dan Situbondo,” terang Sugeng yang didampingi rekan-rekan relawan karyawan Adira Finance, seusai penyerahan 500 paket sembako dan 1.600 masker yang diterima secara langsung oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (14/5/2020).

Sugeng juga menambahkan, Adira Finance akan terus #BerjuangBersamaSahabat untuk bersinergi melawan covid-19 melalui berbagai kegiatan dan bantuan.

Adira Finance #BerjuangBersamaSahabat Lawan Covid-19 Beri Bantuan Sembako ke Pemkot Surabaya

“Bagi kami, pengalaman selama 30 tahun menjalin persahabatan dengan puluhan juta konsumen di seluruh Indonesia, membuat kami percaya jika hal baik dilakukan bersama-sama, niscaya akan memberikan dampak yang positif bagi sesama,” pungkasnya.

Diketahui, selain menyumbang 500 sembako dan 1600 masker non medis ke Pemkot Surabaya, pemberian bantuan sembako ini juga dilakukan di Kota Kediri, dimana para relawan dari karyawan Adira Finance, memberikan bantuan 150 paket sembako, untuk Panti Asuhan Mutiara Gemilang, LAZNAS Yatim Mandiri Layanan Kediri, Yayasan Panti Budi Mulia, Yayasan Lentera Hati Umat dan masyarakat sekitar Kota Kediri.

Sementara kegiatan yang sama di Kota Malang, bantuan 200 paket sembako diserahkan untuk masyarakat di Kelurahan Rampal Celaket Kota Malang. Sedang untuk Kabupaten Situbondo, para relawan dari karyawan Adira Finance, melaksanakan aksi sosial pemberian bantuan 150 paket sembako, untuk Panti Asuhan Darul Aytam, Panti Asuhan YPAQ Al Maimunah, dan masyarakat sekitar Kabupaten Situbondo.

Sementara itu, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dalam kesempatan yang sama mengungkapkan terima kasih pada Adira Finanve yang sudah ikut peduli membantu masyarakat Surabaya.

“Saya berterima kasih pada semua pihak yang sudah membantu masyarakat Kota Surabaya, karena dampak Covid-19 ini bukan hanya pada kesehatan tapi juga berdampak secara ekonomi,” terang Risma.

Risma juga mengakui bahwa cukup banyak masyarakat yang mengajukan permohonan bantuan, karena memang selain yang sudah terdata sebagai masyarakat miskin, masih banyak warga yang terdampak Covid-19 tetapi belum terdata.

“Banyak korban-korban PHK (pemutusan hubungan kerja), pedagang di Sekolah-sekolah yang diliburkan sehingga saat ini mereka tidak punya pekerjaan yang otomatis berpengaruh terhadap penghasilan mereka. Mereka ini juga kita pikirkan dan semaksimal mungkin kita bantu, termasuk dari bantuan-bantuan yang disampaikan pihak swasta seperti sekarang ini,” terangnya.

Donasi dari berbagai pihak itu, lanjut Risma, sudah mulai disalurkan kepada masyarakat. Dimana untuk tahap pertama sudah disalurkan paket sembako ke 47.000 kepala keluarga (KK) di Surabaya.

Risma juga menegaskan bahwa untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 tetapi tidak masuk daftar penerima bantuan, bisa mengajukan proposal bantuan ke Pemkot Surabaya. Meski demikian, tentu tidak semua pengajuan dari masyarakat bisa diterima Pemkot Surabaya.

“Silahkan masyarakat mengajukan, tapi kami tetap lakukan verifikasi, apakah benar  nama-nama yang diajukan itu berhak untuk menerimanya atau tidak,”pungkas Risma. (JM01)